Tetaplah Sehat Hai Wanita Kuat Nan Hebat

                  Cr: Ig @Islakikirplikerim

Mengagumi seseorang pastinya pernah dialami oleh teman Perspectivv nih. Kagum dengan parasnya, kecerdasan yang ia miliki, wibawa, ketrampilan dan banyak hal lainnya. Ketika mengagumi kita berfikir bagaimana untuk bisa seperti dia. Bisa sepadan dengan orangnya sudah sangat bahagia. Apalagi kalo bisa lebih baik darinya. 

Rules model bisa berasal dari siapa aja, orang yang kita kenal seperti orangtua sebagai panutan pertama kita. Lahir dari sebuah orangtua yang menjadi keluarga. 
Kita pernah berfikir untuk menjadi ayah atau ibu kita yang hebat. Waktu berjalan, kita menemukan sosok baru. Berkenalan, mengetahui bagaimana orang baru itu, bagaimana kita bisa mengenal atau mengetahuinya. Sampai-sampai orang tersebut menjadi sosok yang kita idolakan. Jika kamu pernah mengidolakan seseorang, apa alasan kamu?. 

Kali ini aku akan bercerita tentang seorang perempuan yang sangat menginspirasi ku. Hari ini memang bukan hari perempuan. Tapi setiap hari aku rasa adalah momen yang pantas diabadikan dengan cerita. Jadi aku akan bercerita tentang hal ini. Semoga kamu tidak bosan dengan tulisan ku. Mari kita mulai.... 

Aku pernah mengidolakan sosok perempuan selain ibu ku. Seorang teman yang sangat pekerja keras dan cerdas. Berjuang di massa mudanya untuk meraih mimpi. Belajar untuk bisa segala hal.

Aku tidak melihatnya dari bagaimana dia berpenampilan. Tapi dari sisi kekuatan yang ada dalam dirinya. Ya, semangat dan kecerdasan yang ia miliki. Kenapa aku tidak bisa seperti dia ya. Hmmm pernah berfikir seperti itu. Karena aku merasa dia adalah wanita yang luar biasa hebat di mata ku. Aku hanya mengetahui perjuangannya namun tidak dengan luka yang ia dapat dalam berjuang. Mungkin sekarang hidupnya lebih baik. Pekerjaan mapan dan sambilan serta kuliahnya yang sudah tertata. Sedikit aku mendengar kisahnya dari orang lain. Ia pernah menangis karena merasa tidak dihargai perjuangannya selama ini. Merasa bahwa apa yang ia berikan masih sangat kurang oleh entah siapa itu. Setiap orang mempunyai rintangannya masing-masing. Dan ia bisa sampai dititik ini karena rintangan yang ia hadapi. Sementara rintangan ku berbeda. Semangat ku pun sama begitu adanya. 

Dari kacamata luar, aku kira dia baik saja. Namun ternyata banyak yang ia pendam. Tangis yang ia redam. Dan sakit yang ia tahan. Kuat kuat untuk mu. Semoga sehat selalu agar tetap menginspirasi orang seperti ku. Dan juga aku mengganti kenapa aku tidak bisa seperti dia, dengan kalimat kenapa aku belum bisa seperti dia. Yakin bahwa ada perjalanan berbeda yang membawa hasil yang berbeda. 

Siapa saja yang menginspirasi kita dalam hal yang positif. Akan kita ambil pengalaman, ilmu dan pengetahuan yang ia miliki sebagai bekal untuk meraih masa depan kita sendiri. Nggak harus seperti dia. Kita punya jalan sendiri. Jika mau dijalan yang sama, tidak ada salahnya juga. Jadikan sosok yang menginspirasi sebagai penyemangat dan pengingat. Kita bisa, kita sama-sama bisa. Asal jangan mudah menyerah atas mimpi yang kita bangun. Ambil jalan dari mana saja untuk mencapai itu. Dia bisa, kamu juga!. 

Komentar